Minggu, 21 April 2013

Penalaran Deduktif

Penalaran Deduktif 

Latar Belakang 

Penalaran deduktif dikembangkan oleh Aristoteles, Thales, Pythagoras, dan para filsuf Yunani lainnya dari Periode Klasik (600-300 SM.). Aristoteles, misalnya, menceritakan bagaimana Thales menggunakan kecakapannya untuk mendeduksikan bahwa musim panen zaitun pada musim berikutnya akan sangat berlimpah. Karena itu ia membeli semua alat penggiling zaitun dan memperoleh keuntungan besar ketika panen zaitun yang melimpah itu benar-benar terjadi. Penalaran deduktif tergantung pada premisnya. Artinya, premis yang salah mungkin akan membawa kita kepada hasil yang salah, dan premis yang tidak tepat juga akan menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat. 
Alternatif dari penalaran deduktif adalah penalaran induktif. Perbedaan dasar di antara keduanya dapat disimpulkan dari dinamika deduktif tengan progresi secara logis dari bukti-bukti umum kepada kebenaran atau kesimpulan yang khusus; sementara dengan induksi, dinamika logisnya justru sebaliknya. Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum. 
Penalaran deduktif memberlakukan prinsip-prinsip umum untuk mencapai kesimpulan-kesimpulan yang spesifik, sementara penalaran induktif menguji informasi yang spesifik, yang mungkin berupa banyak potongan informasi yang spesifik, untuk menarik suatu kesimpulan umu. Dengan memikirakan fenomena bagaimana apel jatuh dan bagaimana planet-planet bergerakIsaac Newton menyimpulkan teori daya tarik. Pada abad ke-19, Adams dan Le Verrier menerapkan teori Newton (prinsip umum) untuk mendeduksikan keberadaan, massa, posisi, dan orbit Neptunus (kesimpulan-kesimpulan khusus) tentang gangguan (perturbasi) dalam orbit Uranus yang diamati (data spesifik). 

Pengertian Penalaran Deduktif 

Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif terebut dapat dimulai dai suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit. 

Macam – Macam Penalaran Deduktif 

Macam-macam penalaran deduktif diantaranya : 

a. Silogisme 

Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan. 
Contoh Silogisme: 
Semua manusia akan mati
Amin adalah manusia
Jadi, Amin akan mati (konklusi / kesimpulan) 

b. Entimen 

Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui. 
Contoh Entimen : 
Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Pada malam hari tidak ada matahari
Pada malam hari tidak mungkin ada proses fotosintesis
Sumber : 

Senin, 07 Januari 2013

Kondisi pada QBasic

      

Program Sederhana Kondisi pada Qbasic:
Program untuk mengubah kilometer menjadi centimeter.
Ambil misalnya 4 kilometer sebagai data.
Nama-nama variabel:
                K untuk kilometer,
CM untuk centimeter.
Rumus yang digunakan adalah: M = K dikalikan 100.000.

Programnya adalah :
10 DATA 4
20 READ K
30 LET M = K * 100.000
40 PRINT K; “KILOMETER SAMA DENGAN”; CM; “CENTIMETER”
50 END
                    
Hasilnya adalah :
4 KILOMETER SAMA DENGAN 400.000 CENTIMETER

Looping pada Qbasic adalah program yang terdapat bagian yang dilaksanakan berulang kali.
REM Program Isi Data
  INPUT “MASUKKAN NAMA ANDA “;NM$
  INPUT “MASUKKAN UMUR ANDA “;UR%
  INPUT “MASUKKAN TGL,BLN,THN HARI INI “;TG%,BL%,TH%
  PRINT “NAMA : “;NM$
  PRINT “UMUR : “;UR%
  PRINT “TANGGAL : “;TG%
  PRINT “BULAN : “;BL%
  PRINT “TAHUN : “;TH%
  END


Kondisi pada QBASIC
            Untuk mengubah urutan eksekusi program dari urutan semula memjadi urutan sembarang.
Jenis kondisi :
a.       GOTO
b.      IF...THEN..
c.       IF...THEN...ELSE...
d.      SELECT CASE

Contoh dari penggunaan kondisi dalam QBASIC ,

INPUT :
CLS
INPUT ” masukkan nilai anda : ” ; n
IF n >=0 AND n<=20 THEN PRINT “ Grade anda adalah E”
IF n>=21 AND n<=40 THEN PRINT “ Grade anda adalah D”
IF n>=41 AND n <=60 THEN PRINT “Grade anda adalah C”
IF n>=61 AND n<=80 THEN PRINT “Grade anda adalah B”
IF n>=81 AND n<=100 THEN PRINT “Grade anda adalah A”
END

OUTPUT :
Pada program ini memakai if yaitu suatu kondisi dimana bila kita memasukkan sebuah variabel dimana terdapat sebuah batasan yang harus dipilih maka program akan berjalan sesuai dengan perintah kondisi tersebut.

Perulangan pada Qbasic adalah merupakan suatu kondisi yang memenuhi untuk melakukan perulangan statement tertentu sampai kondisi tersebut tidak terpenuhi sehingga perulangan dihentikan.
Perulangan pada Qbasic dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Perulangan Tunggal : Untuk menghindari penulisan instruksi secara berulang (Looping). Qbasic menyediakan statement FOR NEXT. Dimana banyaknya interasi pengulangan dapat ditentukan.
2. Pengulangan Jamak : Dikenal sebagai NESTED LOOPING yang merupakan pengulangan yang terjadi didalam suatu pengulangan.
Contoh Program pengulangan pada QuickBasic :
CLS
FOR I = 2 TO 10 STEP –2
FOR K = 2 TO 1 STEP 2
PRINT K;
NEXT K
PRINT
NEXT I
FOR I = 8 TO 2 STEP –2
FOR K = 2 TO 1 STEP 2
PRINT K;
NEXT K
PRINT
NEXT I
END
Maka OutPutnya adalah seperti ini :
2
2   4
2   4   6
2   4   6   8
2   4   6   8   10
2   4   6   8
2   4   6
2   4
2

           Air terjun atau biasa juga disebut dengan curug merupakan lukisan alam yang indah untuk itu kami mengunjungi air terjun Cibereum. Air terjun ini berada dibawah kaki gunung gede pangranggo dan masuk dalam kawasan TNGGP. Untuk sampai kesana akses dari jakarta sangat mudah yaitu ambil arah menuju Puncak,Bogor. Untuk tiket masuk kita dikenakan Rp 3500 per orang.




             Setelah membayar tiket masuk kita akan masuk kedalam pintu hutan yang lumayan rapat, ciri khas pegunungan di jawa barat. Jalur dan papan informasi sangat jelas sepanjang jalan jadi jangan takut nyasar, setelah setengah jam berjalan kita akan sampai ditelaga warna, dimana disini terdapat telaga yang berwarna kadang hijau kadang biru dengan sungai kecil disampingnya sangat memanjakan mata setiap orang yang melihatnya.






                 Tidak beberapa jauh dari telaga warna kita akan melalui jembatan kayu, jembatan kayu ini dibuat karena dibawahnya adalah rawa-rawa dan dipapan informasi dituliskan bahwa daerah ini adalah daerah jelajah macan tutul jawa namun jangan perlu takut karena sejatinya macan akan takut jika melihat manusia. jika cuaca cerah dari sini akan terlihat puncak gunung pangranggo yang terkenal dengan lembah mandalawanginya.





                  Setengah jam berjalan dari jembatan kayu kita akan menemukan percabangan jika ingin mendaki gunung gede atau pangranggo maka ambil jalan kekiri dan jika ingin ke air terjun maka ambil kekanan, karena kita ingin ke air terjun maka kita ambil jalur kanan. tidak beberapa lama maka kita akan sampai pada air terjun Cibereum.





Senin, 24 Desember 2012

Meski Banjir Surut, Aliran Listrik di Kp Melayu Masih Padam (Tugas Kampus)

Jakarta - Banjir yang melanda di kelurahan Kampung Melayu perlahan mulai surut. Namun sebagian warga yang sempat mengungsi sudah mulai balik ke rumah. Mereka terlihat membersihkan rumahnya masing-masing dari lumpur yang terbawa arus saat banjir menerjang.

Pantauan detikcom Pukul 19.30 WIB, Senin (24/12/2012), di Gang Anwar RW 01, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, air sudah mulai turun hingga 30 sentimeter, sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah untuk membersihkan rumah mereka.

"Di RW 01 gang Anwar, air sudah mulai surut ketika Pukul 15.30 WIB, air turun 30 Cm, warga yang kena masih enam RT rumah masih ada kerendam. Umumnya warga ngungsi basement hermina," ujar Ketua RW 01 M. Haris, saat ditemui di posko RW 01, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Haris menuturkan dari 6 RT yang ada di RW 01 masih ada rumah yang digenangi air ketinggian 1,5 meter. "Kalau di Rt 13 ketinggian air masih 1,5 meter, sampai saat ini masih belum ada yang mengeluh sakit. Banjir kalau lancar paling sampai pukul 02.00 WIB dini hari baru surut sampai bibir Kali Ciliwung itu pu kalau nggak ada banjir kiriman," sambungnya.

Sementara itu warga lainnya, Nanang Sukirna (26) warga Rt 04 mengaku tempat tinggalnya masih digenangi air sampai dengan dua meter. Hal serupa juga terjadi di RW 01 gang Anwar, pemukiman warga di Kampung Pulo tepatnya di RW 02 dan RW 03 sebagian rumah masih digenangi banjir dengan ketinggian dua meter dan aliran listrik di pemukiman tersebut padam. Sama hal nya dengan warga yang tinggal di Gang V, Rt 03 dan Rt 04 didaerah RW 03 ketinggian air masih mencapai 3 meter.

"Rumah saya juga masih mati lampu barang dirumah sebagian udah dinaikin dilantai 2, ya kalau mati gini kita cuma bisa wapada aj lagi pula warga disini gotong royong jaga keamanan," kata Nanang.

Nanang menuturkan listrik di Kampung Pulo telah dipadamkan dari pagi hari sampai dengan sekarang. Menurutnya masih banyak warga yang bertahan di lantai dua rumahnya.

"Listrik Mati dari kurang lebih dari pukul 08.00 WIB sampai sekarang belum dinyalain soalnya takut nanti konsleting listrik, sebagian rumah di Rt 03 dan 04 di rw 03 masih pada mati lampu. Kebanyakan mereka masih bisa bertahan," tandasnya.

 Dikutip dari ; http://news.detik.com/read/2012/12/24/212321/2126123/10/?992204topnews

Dibawah ini adalah kata pembeneran dari berita diatas
1. kelurahan -> Kelurahan
2. balik -> pulang
3. enam -> 6
4. Rt -> RT
5. pu -> pun
6. rw -> RW







 

Budaya Berbahasa Masyarakat Indonesia

                Belakangan ini masyarakat Indonesia terutama para remaja atau ABG sangat jauh dari berbahasa Indonesia dengan benar sesuai dengan EYD. Sangat disayangkan generasi penerus bangsa tidak bisa berbahasa indonesia dengan benar, contoh yang beredar dimasyarakat adalah ya alay. Bahasa alay ini sangat populer atau mewabah ke sebagian remaja indonesia. contoh bahasa alay seperti ini " hEy U gY NgaPZzZ nUy? d4H m4kAn YumSZzzzZ?". Yaah kira-kira seperti itulah bahasa alay yang sedang populer dianak remaja zaman sekarang, sangat sulit untuk dibaca dan tentunya sangat miris untuk dilihat.

                Siapa yang harus disalahkan jika remaja kita menulis seperti itu? mungkin tidak ada yang bisa disalahkan karena mereka menggap itu sudah menjadi lifesytle atau gaya hidup. Agar tidak semakin parah mungkin dari tingkat tatanan TK sudah harus ditekankan lebih tentang EYD yang benar. sangat tidak lucu jika kelak bahasa alay akan menjadi bahasa resmi bangsa indonesia.


               Sejarah singkat bahasa indonesia, Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi.

Sabtu, 27 Oktober 2012

Membuat Garis Diagonal,Vertikal dan Horizontal menggunakan openGL

opengl adalah sebuah library portable maka semua bebas untuk menggunakan bahasa pemrograman apa saja.Agar dapat membuat konsep windowing di OpenGL, kita memerlukan tool tertentu. sekarang yang kita gunakan adalah GLUT (OpenGL Utility Toolkit). GLUT dipilih karena di dalamnya terdapat banyak fungsi yang dapat digunakan untuk membuatan application window. lalu windowing pada GLUT juga bersifat independen terhadap sistem operasi, sehingga kita tidak perlu repot-repot untuk mengubah kode program jika diterapkan pada sistem operasi yang berbeda.Dalam pembuatan main program saya menggunakan bahasa pemrograman C dan menggunakan OS linux.
root@bt:~# apt-get install freeglut3 freeglut3-dev libglew1.5 libglew1.5-dev libglu1-mesa libglu1-mesa-dev libgl1-mesa-glx libgl1-mesa-dev
Pertama membuat garis horizontal dahulu buka editor, ketik code program dibawah ini :


// Penggunaan Library GLUT //
#include <GL/glut.h>

// Function horozontal //
void garis(void) {
   
    // Memebersihakan layar sebeleum pembentukan grafik
    glClear(GL_COLOR_BUFFER_BIT);
    glBegin(GL_LINES);

    //<<Garis Horizontal>>//
    glVertex2f (0.9, -0.0);
    glVertex2f (-0.9, 0.0);
   
    glEnd();
    glFlush();
}

// Fungsi main utama adalah sebagai pembentuk jendela form
int main(int argc, char **argv) {
    glutInit(&argc, argv);
    glutInitDisplayMode(GLUT_DEPTH | GLUT_SINGLE | GLUT_RGBA); // membuat nilai display secara default
    glutInitWindowPosition(500,500); // menentukan posisi window pada saat tampil pertama kali
    glutInitWindowSize(300,300); // menentukan besar size atau ukuran dari window
    glutCreateWindow(argv[0]);
    glutDisplayFunc(garis); // pemanggilan fungsi horizontal
    glutMainLoop();
}

lalu buka terminal untuk mengcompile

root@bt:~# gcc -lglut nama_program.c -o nama_program

  run program :

root@bt:~# ./nama_program
Hasil  program :

  Pada saat membut garis vertikal dan diagonal, ubahlah codingan pada pembentukan garis difunction garis.

Garis Vertikal :

//<<Garis Vertikal>>//
glVertex2f (0.0, -0.9);
glVertex2f (-0.0, 0.9);
/////////////////////////////////




Garis Diagonal :

//<<Garis Diagonal>>//
glVertex2f (-0.9, 0.9);
glVertex2f (-0.0, -0.0);
///////////////////////////////////


Selasa, 10 April 2012

Caving Goa Buniayu : Menggantungkan Nyawa Di Seutas Tali




      Berawal dari perbincangan disitus jejaring sosial kami merencanakan caving ini. Maka berangkatlah kita ke Goa Buniayu sukabumi. Ya lumayan dekat lah dari jakarta hehe. Kita start dari kampus kami daerah depok jam 8, menuju Bogor menggunakan KRL lalu nyambung kendaraan sampai terminal Sukabumi. karena kita sampe Sukabumi sudah larut malam akhirnya kita carter angkot ke buniayu gan. jalanya itu lohh sukses bikin kita ber 14 mabok HUAHAHA kamsupay!!! Oke akhrinya kita sampai lokasi jam 2an, tidur"an dulu di musholla setempat sampai Shubuh.


Dan what kita mulai masuk goa jam 5 pagi, pikir gue dalem hati tapi entah hatinya siapa, mungkin didalem Goa ada Pasar pagi kali yaah #krik. Oke kita mulai pakai wear pack kita masing" yang bisa dibilang mirip sama tukang sampah perumahan HUAHAHA. Goa Buniayu ini termaksut Goa Vertikal jadi kita untuk bisa masuk ke dalam Goa harus turun menggunakan tali kira-kira 30meter, lo bayangin daah tuh dari atas ke dasar Goa tingginya 30meter cuma pake tali doang hahaha rasanya kaya nahan kangen #ehh


Udah nginjek permukaan goa tuh rasanya lega banget man, selega dikasih kepastian #abaikan. Setelah semua satu persatu turun kita melanjutnya treking didalam goa selama 5 jam gan. Mulai dari sungai bawah tanah, Stalakmit, Stalaktit #bener gak tuh tulisanya-,-. gak usah banyak bacot lagi deh biar foto yang bicara HUAHAHAHA











Setelah 5 jam berada didalam goa akhirnya kita sampai pada pintu keluar Goa dan tubuh kita penuh dengan lumpur semua-,- tapi kita bisa membersihkanya di air terjun dekat Goa.